Cara bikin orang lain jualan produkmu — kamu bayar mereka cuma kalau ada hasil. Ini cara skala tanpa harus nambah modal iklan sendiri.
Kamu nggak bisa ada di semua tempat sekaligus. Tapi ratusan kreator, reseller, dan afiliator bisa. Modelnya simpel: mereka promosiin produkmu, kalau ada yang beli mereka dapet komisi. Kamu bayar dari penjualan, bukan dari kantong. Ini cara paling hemat modal buat gandain jangkauan.
1. Tiga Model: Beda Peran, Beda Bayar
Afiliasi
Siapa aja yang punya link unik. Dapet komisi % per penjualan. Skala besar, brief ringan.
KOL / Influencer
Kreator dengan audiens. Bisa flat fee, komisi, atau gabungan. Butuh brief & produk gratis.
Reseller
Jual ulang dengan harga sendiri / ambil margin. Mereka pegang "harga jual", kamu kasih "harga reseller".
2. Skema Komisi
Untuk produk digital, marginmu tinggi (nggak ada ongkos produksi per unit), jadi kamu bisa kasih komisi murah hati. Patokan umum pasar Indonesia:
Model
Komisi
Catatan
Afiliasi standar
20–40%
Per penjualan, dibayar setelah masa refund lewat
KOL flat
Rp300rb–Rp3jt
Per konten, tergantung followers & engagement
KOL komisi
30–50%
Plus kode diskon khusus buat tracking
Reseller
Margin 30–50%
Kamu kasih harga reseller, dia jual harga ritel
Tier komisi: 25% default, naik ke 35% kalau lewat 10 penjualan/bulan. Bikin afiliator semangat ngejar target.
3. Cari & Brief KOL
1
Cari yang nyambung audiens. Bukan yang followers terbanyak, tapi yang followernya = calon pembelimu. Micro-KOL (5rb–50rb) sering ROI lebih bagus & lebih murah.
2
Cek engagement, bukan cuma follower. 20rb follower tapi tiap post cuma 50 like = followernya pasif/beli. Lihat komentar asli.
3
Kirim brief jelas. Apa produknya, angle utama, yang boleh & nggak boleh diomongin, contoh hook, link/kode unik, deadline.