Operasional & Toko

Setup Scalev: Toko, Checkout, Fulfillment

Dari nol sampai toko digital kamu bisa terima order, terima duit lewat QRIS, dan kirim produk otomatis ke pembeli — tanpa kamu begadang balas chat satu-satu.

Scalev itu "kasir + gudang + kurir digital" buat jualan kamu. Bayangin warung: kamu butuh etalase (halaman produk), mesin EDC (checkout & pembayaran), dan pelayan yang ngebungkus + nganter barang (fulfillment). Scalev ngerjain ketiganya sekaligus. Materi ini bakal bawa kamu dari akun kosong sampai pembeli pertama dapet produknya otomatis.

Produk etalase Checkout QRIS / transfer Bayar Lunas verifikasi otomatis Kirim file + email auto

1. Bikin Produk di Scalev

Login ke dashboard Scalev, masuk menu Produk → Tambah Produk. Untuk produk digital (template, ebook, akses tool, course), kamu pilih tipe produk digital/non-fisik supaya Scalev nggak minta data ongkir/kurir fisik.

1
Nama produk yang jelas. Jangan "Paket A". Tulis "Template Notion Keuangan UMKM — 12 Sheet Siap Pakai". Nama = janji.
2
Deskripsi singkat + bullet manfaat. 3-5 poin "apa yang kamu dapat", bukan fitur teknis. Contoh: "Hemat 2 jam tiap nutup buku bulanan."
3
Upload thumbnail. Rasio 1:1 atau 4:5, terang, ada teks judul. Ini muncul di checkout & jadi pembeda.
4
Set stok = unlimited. Produk digital nggak habis. Kecuali kamu sengaja bikin "limited launch" buat scarcity.

2. Atur Harga & Varian

Di tab harga, kamu bisa bikin satu harga atau beberapa varian (mis. "Lite", "Pro", "Pro + Bonus"). Untuk pasar Indonesia, biasakan harga "ujung 9": Rp99.000 kebaca jauh lebih murah dari Rp100.000 walau cuma beda seribu. Bahas tuntas di materi Strategi Harga & Penawaran.

VarianHargaIsi
LiteRp49.000Template inti
ProRp149.000+ Video tutorial + update
Pro BundleRp249.000+ Konsultasi 1x + grup
Tips anchoring: taruh varian termahal di paling kiri/atas. Mata pembeli "jangkar" ke angka besar dulu, jadi varian tengah kelihatan masuk akal.

3. Metode Pembayaran

Ini bagian yang bikin orang jadi beneran transfer atau kabur. Aktifkan sebanyak mungkin pilihan yang relevan:

QRIS

Wajib nomor 1. Pembeli scan pakai GoPay/OVO/DANA/m-banking, bayar 10 detik, verifikasi otomatis.

Transfer Bank / VA

Virtual Account auto-detect masuk. Hindari transfer manual (kamu cek mutasi sendiri = lambat).

E-Wallet

ShopeePay, GoPay, DANA, OVO. Banyak pembeli muda nggak punya rekening bank.

Hindari verifikasi manual. Kalau pembeli harus kirim bukti transfer ke WA lalu nunggu kamu cek, kamu kehilangan order tengah malam & saat kamu tidur. Pakai payment gateway auto (QRIS/VA) supaya order jam 3 pagi tetap diproses.

4. Halaman Checkout

Checkout Scalev itu satu halaman tempat pembeli isi data + bayar. Aturannya: sependek mungkin. Tiap kolom tambahan = orang batal.

Email (produk dikirim ke sini) Nama No. WhatsApp Bayar Rp149.000 via QRIS

5. Fulfillment Otomatis

Begitu pembayaran lunas, Scalev jalanin pengiriman digital tanpa kamu sentuh. Set di tab Fulfillment / Produk Digital:

1
Lampirkan file/link. Upload PDF, atau tempel link Google Drive/Notion/akses tool. Tips: pakai link, bukan file gede, biar gampang update.
2
Tulis email pengiriman. Subjek jelas ("Akses Template kamu sudah aktif"), isi: link akses, cara pakai 1-2-3, link grup/support.
3
Set trigger = "setelah pembayaran sukses". Bukan manual. Inilah yang bikin kamu bisa tidur.
Khusus produk Leveling Digital: pembeli LD otomatis dapet license key + email aktivasi dari sistem begitu bayar lunas. Kamu nggak perlu generate license manual — sistem yang issue, kirim ke email pembeli, dan catat di dashboard.

6. Webhook: Sambungin ke Sistem Lain

Webhook = "lonceng otomatis" yang Scalev bunyiin ke alamat (URL) pilihan kamu tiap ada kejadian — order masuk, bayar lunas, refund. Gunanya buat nyambungin Scalev ke automation kamu (Google Sheet, sistem license, grup WA, dll).

1
Buka Pengaturan → Integrasi → Webhook. Tempel URL endpoint kamu (mis. dari Make/n8n/Zapier atau sistem LD).
2
Pilih event yang dikirim: order.paid order.created refund
3
Test kirim sekali, pastikan data (nama, email, produk, nominal) sampai. Baru aktifkan produksi.
Contoh nyata: tiap order.paid → webhook → generate license → kirim email + masukin email pembeli ke list broadcast. Semua jalan dalam hitungan detik.

7. Checklist Sebelum Launch

Tes beli sendiri dulu. Sebelum sebar link, beli produkmu sendiri. 80% masalah (email nggak masuk, link mati, harga salah) ketahuan di sini — bukan dari komplain pembeli.

Selesai. Sekarang toko kamu bisa terima order 24 jam, terima duit lewat QRIS, dan ngirim produk otomatis. Langkah berikutnya: tetapkan harga yang bikin orang nggak mikir dua kali di Strategi Harga & Penawaran.